BREAKING

Minggu, 08 Mei 2016

Kementerian Perhubungan RI Terus Berbenah Dalam Pelayanan Transportasi Khususnya Kereta Api

Aula atas stasiun kebayoran yang sangat luas (Dokumen Pribadi)

Jakarta, 7 Mei 2016 Kementerian Perhubungan RI mengajak para blogger untuk meninjau langsung stasiun-stasiun Kereta Api yang telah selesai digarap tahun ini. Stasiun-stasiun yang sudah selesai digarap itu diantaranya Stasiun Kebayoran, Stasiun Parung Panjang dan Stasiun Maja. Ketiga stasiun ini rencananya akan diresmikan pada tanggal 11 Mei 2016.

Seperti yang dijelaskan oleh Humas Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI Joice Hutajulu, Kemenhub saat ini terus bergiat dalam pembangunan perkeretaapian diwilayah-wilayah seperti jabodetabek dan sekitarnya. Pembangunan stasiun-stasiun ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang berada dipinggir Jakarta untuk dapat menggunakan transportasi massal berbasis rel yaitu Kereta Api untuk menuju Jakarta. Setiap tahun minat masyarakat untuk menggunakan Kereta Api semakin meningkat, hal inilah yang menjadi acuan Kemenhub RI untuk terus memperbaiki layanan yang lebih baik lagi.

Joice Hutajulu saat memberikan penjelasan
stasiun-stasiun yang telah dikunjungi
(Dokumen Pribadi)
Pada kesempatan kali ini blogger diajak meninjau langsung ketiga stasiun yang sebentar lagi akan diresmikan itu. Para blogger ditemani oleh Mbk Joice dan stafnya dari Kemenhub RI untuk tour KRL kali ini. Stasiun yang pertama akan kita kunjungi adalah Stasiun Maja. Berangkat dari Stasiun Palmerah dengan rame-rame tentu sangat seru wisata KRL kali ini hehe. 

Sampai juga di Stasiun Maja (Dokumen Pribadi)
Stasiun Maja (Dokumen Pribadi)
Wajah baru ketiga stasiun ini sudah terlihat rapih dan siap dinikmati oleh masyarakat. Pembangunan ketiga stasiun tersebut telah dimulai pada pertengahan tahun 2014 lalu. Total pembiayaan untuk pembangunan tiga stasiun ini dari APBN adalah sekitar Rp. 113,77 Miliar dengan kontrak tahun jamak. Stasiun Maja, pembangunan yang dilakukan meliputi pembangunan gedung stasiun yang memanjang kearah utara dan selatan dengan tinggi stasiun 15,2 meter dan luas lantai 2,570 meter persegi. Stasiun yang terletak di km 62+548 antara Stasiun Tigakarsa - Stasiun Rangkas Bitung ini nantinya dapat menampung penumpang hingga 1.113 orang. Selain itu Stasiun Maja telah dibangun 2 peron tinggi (1 meter dari elevasi rel) dengan luas 2.400 meter persegi. Peron ini dapat menampung penumpang sebanyak 4.687 orang. 

Stasiun Parung Panjang (Dokumen Pribadi)
Perjalanan selanjutnya adalah menuju Stasiun Parung Panjang. Stasiun Parung Panjang telah dibangun gedung stasiun yang memanjang kearah utara dengan tinggi stasiun 14,6 meter dan lantai 2 seluas 756 meter persegi dengan panjang 21 meter serta lebar 36 meter. Stasiun yang terletak di km 41+463 antara Stasiun Cisauk - Stasiun Cilejit ini dapat menampung penumpang hingga 1.476 orang. Selain itu telah dibangun 3 peron yang memiliki luas 2.400 meter persegi dapat menampung penumpang 4.687 orang.

Setelah selesai meninjau Stasiun Parung Panjang, stasiun terakhir yang akan kita kunjungi adalah Stasiun Kebayoran. Stasiun Kebayoran terlihat megah dan luas. Pembangunan stasiun ini meliputi pembangunan gedung yang memanjang kearah utara dengan tinggi 14,5 meter dan lantai 2 seluas 3,384 meter persegi dengan panjang 120 meter serta lebar 28,2 meter. Stasiun yang terletak di km 13+820 antara stasiun Palmerah - stasiun Pondok Ranji ini nantinya dapat menampung penumpang hingga 6.609 orang. Selain itu, telah dibangun pula peron tinggi 3 buah sepanjang 212 meter dan memiliki kapasitas penumpang hingga 7.031 orang. 
Stasiun Kebayoran (Dokumen Pribadi)
Pada ketiga stasiun ini, juga telah dibangun sterilisasi atau pemagaran ornamen, pembangunan fasilitas penumpang seperti lift, ruang menyusui, ruang kesehatan dan musholla serta Pengerjaan mekanikal - elektrikal dengan daya listrik masing-masing 3.000 VA untuk Stasiun Parung Panjang dan Stasiun Maja. Selain itu, dalam rangka peningkatan prasarana jalan KA pada lintas Tanah Abang - Maja, pada tahun 2015 lalu telah dilaksanakan pekerjaan perbaikan jalur KA di km 59+800 relasi Stasiun Tigaraksa - Stasiun Maja akibat peristiwa longsoran yang terjadi pada tahun 2014 lalu. Adapun pembiayaan untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut bersumber dari APBN sebesar 26,9 miliar. Dengan dibangunnya 3 stasiun baru (Kebayran, Parung Panjang dan Maja) diharapkan dapan meningkatkan minat masyarakat, khususnya masyarakat yang berada dipinggir Jakarta untuk beralih menggunakan transportasi massal berbasis rel, yaitu Kereta Api. 

Pembangunan ketiga stasiun ini juga merupakan perwujudan dari Nawa Cita yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, dimana programnya yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia dan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Selain itu moderenisasi stasiun ini juga merupakan bagian dari fokus kerja Kemenhub RI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, kapasitas serta keselamatan dan keamanan transportasi.  

Tujuan dari renovasi stasiun-stasiun ini adalah untuk memberikan pelayanan lebih baik lagi, memberikan kenyamanan penumpang, mengantisipasi banyaknya penumpang. Pembangunan stasiun yang modern ini diharapkan mampu memberikan daya tarik masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api. Selain itu, pembangunan stasiun-stasiun ini tentunya akan memiliki dampak besar terhadap kemacetan-kemacetan dijalan raya. 

Dengan adanya pembangunan stasiun-stasiun yang modern dan megah ini tentunya akan membawa berkah bagi penduduk sekitar, yaitu majunya pertumbuhan ekonomi daerah-daerah sekitar stasiun tersebut.

Selamat berwisata menggunakan KRL :)

Salam :)


~ Bowo Susilo ~

About ""

Halo semua, Selamat datang di www.bowosusilo.com. Saya lahir di Lampung, dari 2 bersaudara. Selain kuliah, saya juga aktif di dunia blogger. Melalui blog ini saya juga menerima penawaran kerjasama dalam bentuk penulisan artikel sponsor, job review, dan sebagainya. Nah untuk penawaran kerjasama bisa langsung menghubungi saya di bowosusilo68@gmail.com.

14 komentar:

  1. Stasiunnya sudah sebagus ini, semoga kita sebagai masyarakat pun bisa ikut merawat semua fasilitas ini supaya tetap bagus sampai nanti-nanti ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas Imawan, kita semua juga harus ikut serta dalam merawat stasiun yang sudah bagus ini.
      Kalau stasiun bagus dan bersih kan yang nikmatin juga kita2 hehe

      Hapus
  2. Semoga masyarakat berpartisipasi dalam merawat fasilitas stasiun-stasiun tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Semoga masyarakat turut menjaga fasilitas yang udah ada ya kak.
      Demi kenyamanan kita bersama.

      Hapus
  3. nah gini saya suka peran pemerintah untuk memperbaiki semua fasilitas negara, biar rakyat juga puas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip mas setuju.

      Tapi masyarakat juga harus turut menjaga fasilitas yang sudah ada, agar tetap nyaman :)

      Salam

      Hapus
  4. wah mantap ni sob :D semoga transportasi di Indonesia makin maju dan makin rapih lagi hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aminnnnn Kang Wahyu.

      Memang audah waktunya Indonesia untuk lebih baik lagi terutama di bidang perkeretaapian.

      Semoga semakin maju perkeretaapian Indonesia. Aminnn

      Hapus
  5. wah good gan , by kadekkrisma blog

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks ya gan :)

      Ayoo dukung terus perkeretaapian Indonesia untuk lebih baik lagi.

      Hapus
  6. Wahhh mantap nih, semakin berbenah diri kemenhub untuk melayani masyarakat dengan moda tranportasi kereta api

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mas Anjar.
      Kemenhub akan memberikan pelayanan yang terbaik tentunya kepada masyarakat Indonesia.

      Semoga pembangunan ini terus berkelanjutan :)

      Hapus
  7. Wahhh mantap nih, semakin berbenah diri kemenhub untuk melayani masyarakat dengan moda tranportasi kereta api

    BalasHapus

 
Copyright © 2013 Bowo Susilo
Design by FBTemplates | BTT