* *
BREAKING

Latest Posts

Saturday, 19 October 2019

Generasi Milenial Hiasi Kabinet Jilid II 2019-2024



Hai teman-teman semua.. Tentunya teman-teman semua sudah pada tahu dong ya kalau Indonesia akan melantik Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024. Ya, pelantikan ini berdasarkan hasil pemilu serentak 2019 antara Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dan Jokowi - Ma’ruf Amin. Berdasarkan keputusan KPU, Pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin beehasil memenangkan hasil pemilu tahun 2019 dan akan segera dilantik.

Tanggal berapa Jokowi – Ma’ruf Amin dilantik?

Berdasarkan jadwal yang sudah beredar di media, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden akan digelar pada tanggal 20 Oktober 2019. Nah sebelum pelantikan dilaksanakan, tentu Presiden dan Wakil Presiden terpilih harus menentukan susunan kabinetnya terlebih dahulu.

Lalu, siapakah yang bakal mengisi kabinet Jokowi – Ma’ruf Amin? Berikut adalah komposisi ideal kabinet kerja jilid II Jokowi – Ma’ruf Amin periode 2019 – 2024.

KOMPOSISI IDEAL KABINET KERJA JILID II PERIODE 2019-2024

Presiden RI: Ir. H. Joko Widodo      
Wakil Presiden RI : Prof. Dr (HC) KH. Ma'ruf Amin

MENTERI KOORDINATOR       

1. Menteri Koordinator Bidang Polhukam :
Luhut Binsar Pandjaitan
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian:
Airlangga Hartarto
3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan :
KH. Said Aqil Siradj
4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman:
Moeldoko

MENTERI
1. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
2. Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas :
Rini Soemarno
Wakil Menteri : Hariyadi Sukamdani
3. Menteri Dalam Negeri :
Hasto Kristyanto
4. Menteri Luar Negeri & Perdagangan Internasional :
Retno Marsudirini
Wakil Menteri : Mahendra Siregar
5. Menteri Pertahanan :
Budi Gunawan
Wakil Menteri :
Silmy Karim
6. Menteri Hukum & HAM :
Hikmanto Djuwana 
Wakil Menteri :  Lawrence TP Siburian
7. Menteri Komunikasi & Informatika: Wahyu Sakti Trenggono
Wakil Menteri : Anggela Herliani Tanoesoedibjo
8. Menteri PAN & Reformasi Birokrasi: Achmadi Noor Supit
Wakil Wakil Menteri :
Aria Bima
9. Menteri Keuangan :
Sri Mulyani Indriastuti
Wakil Menteri : Erani Yustika
10. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Erick Thohir
Wakil Menteri : Wisnu Broto Setyo
11. Menteri Pertanian:
Edi Prabowo
Wakil Menteri :
Abdul Kardir Karding
12. Menteri Koperasi & UKM:
Olly Dodokambey
Wakil Menteri : Diaz Hendropriyono
13. Menteri Perindustrian  :
Rosan P. Roslani
15. Menteri Investasi/Kepala BKPM:
Sandiaga Uno
Wakil Menteri :
Ferry Latuhihin
16. Menteri Digital & Ekonomi Kreatif: Triawan Munaf
Wakil Menteri : Bahlil Lahadalia
16. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri
17. Menteri PU & Perumahan Rakyat :
 Basuki Hadi Muljono
Wakil Menteri : Emil Dardak
18. Menteri Kehutanan, Agraria, & Tata Ruang :
Tri Risma Maharini
Wakil Menteri :
Riyad
19. Menteri Lingkungan Hidup
Agun Gunandjar Sudarsa :
Wakil Menteri : Lenis Kogoya
21. Menteri Agama :
M. Arwani Thomafi
22. Menteri Kesehatan:
Terawan Agus Putranto
Wakil Menteri :
Benny Octavianus
23. Menteri Kesejahteraan Sosial :
Agus Gumiwang  Kartasasmita
Wakil Menteri :  Erico Sutarduga
24. Menteri Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak :
Yenni Zannuba Wachid
Wakil Menteri : Grace Natalie
25. Menteri Pendidikan Dasar & Menengah :
K.H. Haedar Nashir
Wakil Menteri : KH. Maman Imanulhaq
26. Menteri Pariwisata & Kebudayaan :
Arief Yahya
Wakil Menteri :
I Gede Pasek Suardika
27. Menteri Pendidikan Tinggi :
Sofyan Jalil
Wakil Menteri :
Nadiem Makarim
28. Menteri Riset & Teknologi/Badan Riset Nasional:
Ilham Habibie
Wakil Menteri :
Rhenald Kasali
28. Menteri Desa & PDT:
Djarot Saiful Hidayat
Wakil Menteri :
Billy Mambasar
29. Menteri Transportasi:
Budi Karya Sumadi
Wakil Menteri : Rusdi Kirana
30. Menteri Kelautan & Perikanan :
Susi Pudjiastuti
Wakil Menteri :
Prananda Surya Paloh
31. Menteri Energi & Sumber daya Mineral :
Jonny G. Plate
Wakil Menteri :
Nicke Widyawati
32. Menteri Pemuda & Olah Raga :
Agus Harimurti Yudhoyono.
33. Menteri Perdagangan :
Amran Sulaiman
Wakil Menteri :
Thomas Trikasih Lembong

PEJABAT SETINGKAT MENTERI

1. Jaksa Agung:
Noor Rachmad
2. Panglima TNI:
 Andhika Perkasa
3. Kapolri:
Tito Karnavian
4. Sekretaris Kabinet :
Hadi Tjahjanto
5. Kepala Badan Intelijen Negara : Joni Supriyanto
6. Kepala Staf Kepresidenan : Pramono Anung Wibowo

EMPAT JABATAN BARU  

1. Kepala Pusat Legislasi Nasional :
Machfud MD
Wakil Kepala Badan :
Yusril Izha Mahendra
2. Kepala Lembaga Ekonomi & Keuangan Syariah:
KH. Eman Suryaman
3. Kepala Badan Otorita Pemindahan Ibukota :
Bambang Brodjonegoro
5. Kepala Badan Perpajakan & Pendapatan Nasional :
M. Misbakhun
6. Kepala Badan  Pembangunan Destinasi Pariwisata Nasional (BPDPN)
Tantowi Yahya
Wakil Kepala Badan :
Hiramsyah S. Thaib
Juru Bicara Kepresiden :
1. Effendi Ghazali (UI)
2. Najwa Shihab (UI)
3. Saiful Maarif (UNAIR)

Itulah susunan kabinet kerja Jokowi – Ma’ruf Amin periode 2019 – 2024. Semoga semua susunan kabinet ini bisa bekerja semaksimal mungkin untuk memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Salam,

Wednesday, 16 October 2019

Akankah Jakarta Tenggelam Dalam Waktu Dekat? Bisa Jadi Jika Penggunaan Air Tidak Bijak

Menteri ESDM, Ignasius Jonan saat memberikan sambutan di acara media gathering (Foto : www.bowosusilo.com)

Air merupakan kebutuhan pokok bagi setiap orang. Tanpa air tentu tidak bisa bertahan hidup sampai dengan sekarang. Mengingat air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari, tentunya selain menggunakan air setiap hari, juga harus menjaganya dengan baik. 

Bagaimana caranya? Tentunya dengan menggunakan air dengan bijak, jangan buang sampah sembarangan di sungai yang menyebabkan air kotor, dan masih banyak lagi caranya. Hal itu semua harus ditanamkan pada diri masing-masing dan harus konsisten.

Nah bagi yang tinggal di Daerah Khusus Ibukota Jakarta, tahukah anda? Air laut Jakarta sudah sampai monas. Ya, itu artinya Jakarta bisa saja sebentar lagi akan tenggelam. Selasa, 15 Oktober 2019 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan bersama Kepala Badan Geologi, Rudy Suhendar mengadakan media gathering dengan mengambil tema “Penyelamatan Air Tanah Jakarta”.

Saya excited banget ketika mendapatkan undagan bersama Komunitas ISB untuk diajak berdiskusi soal penyelamatan air tanah Jakarta, sekarang atau tunggu Jakarta tenggelam. Ya, saya aseli dari Lampung dan bapak ibu tinggal di Lampung. Tapi saat ini saya sedang merantau ke Ibukota Jakarta. Takut juga dong kalau Jakarta tenggelam dalam waktu dekat.

(Foto : www.aniberta.com)
Media gathering yang digelar Kementerian ESDM ini bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat hal-hal terkait kondisi air tanah Jakarta saat ini. Ya, tentunya ini penting untuk diketahui bersama oleh seluruh masyarakat Jakarta. Selain itu juga Kementerian ESDM juga mensosialisakan upaya yang telah dilakukan oleh Kementerian ESDM melalui Badan Geologi dalam rangka konservasi air tanah Jakarta. 

Sebenarnya kampanye soal menggunakan air dengan bijak sudah digaungkan sejak dulu dan masih berlanjut sampai sekarang dan harus terus dilakukan. Karena memang ini penting banget untuk mendorong kesadaran masyarakat yang masih tidak bijak dalam menggunakan air.

Tahukah anda? Hal-hal yang menyebakan turunnya muka air tanah dan intrusi air laut disebabkan oleh pengambilan air tanah secara berlebihan. Ya, tentu kita semua tahu bahwa Jakarta adalah kota bisnis Indonesia dan penduduknya terpadat. Tentu kebutuhan air juga makin banyak. 

Berdasarkan pemaparan dari Bapak Rudy Suhendar selaku Kepala Badan Geologi, muka air tanah yang terendah dan terekam pada tahun 2013 di wilayah cekungan air tanah (CAT) Jakarta yakni sekitar -45 meter dibawah permukaan air laut (m.dpl).

(Foto : www.bowosusilo.com)
Pada tahun 2018 mengalami perubahan positif terpantau muka air tanah terendah di Jakarta utara pada level -35 m.dpl. Laju penurunan permukaan tenah tertinggi yang terukur oleh alat GPS Geodetik adalah 12 cm per tahun di daerah Ancol Jakarta Utara. 

Melihat kondisi yang demikian tentu semua orang harus berbenah khususnya masyarakat Jakarta. Mulai meninggalkan kebiasaan-kebiasaan tidak baik dan harus bijak menggunakan air. Karena jika tidak berbenah dan selalu menggunakan air secara berlebihan, akan semakin buruk pula kondisi air tanah Jakarta. 

Tentu kita semua tahu bahwa pembangunan di Jakarta dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Banyak gedung-gedung tinggi dibangun di Jakarta. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab penurunan permukaan tanah Jakarta. Mungkin Pemerintah harus membatasi nih soal pembangunan di Jakarta atau mencari solusi yang lainnya. 

Upaya yang dilakukan oleh Kementerian ESDM

Sejak tahun 2013 Kementerian ESDM melalui Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan Badan Geologi sudah membentuk Balai Konservasi Air Tanah di Jakarta. Nah untuk operasionalnya mulai tahun 2014.

(Foto : www.bowosusilo.com)
Balai Konservasi ini memiliki tugas khusus untuk mengelola air tanah di Cekungan Air Tanah (CAT) Jakarta. Permasalahan  air tanah di Jakarta memang sudah seharusnya dilakukan penanganan secara serius sejak tahun 2014. Tentunya juga dengan melibatkan semua stakeholder.

Program yang dilakukan Balai Konservasi:

  • Melakukan pemantauan kondisi air tanah Jakarta

  • Melakukan pemantauan penurunan permukaan tanah

  • Optimalisasi upaya konservasi dengan pengembangan teknologi konservasi

  • Pelayanan rekomendasi teknis

  • Pelayanan data serta informasi air tanah secara elektronik

Kementerian ESDM terus melakukan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk dapat mengatasi permasalahan ini dengan baik. Kementerian ESDM dan Pemprov DKI Jakarta juga memperketat pengambilan air tanah dan penindakan terhadap pengguna air tanah yang tidak sesuai dengan aturan.

Yuk bijak menggunakan air!

"SELAMATKAN AIR TANAH JAKARTA: SEKARANG ATAU TUNGGU JAKARTA TENGGELAM?"







Tuesday, 15 October 2019

Indosat Ooredoo Menggandeng Facebook Luncurkan Internet 101 untuk Akses Internet Lebih Optimal




Dunia teknologi digital dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Hal ini didukung dengan pelayanan internet yang cukup memadai. Dengan internet, setiap orang bisa mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan sangat mudah asal ada koneksi internet dengan bagus. 

Saat ini internet memang sangat dekat di masyarakat, banyak bisnis-bisnis yang mengandalkan koneksi internet. Ya, jika koneksi internet tidak bagus tentu akan mempengaruhi produktivitas suatu bisnis. Untuk menjawab semua itu, Indosat Ooredoo terus mengembangkan internet guna memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat.

Jakarta, 15/10/2019 Indosat Ooredoo yang bekerjasama dengan Facebook resmi meluncurkan “Internet 101”. Internet 101 yang resmi diluncurkan ini bertujuan untuk melakukan sebuah kampanye nasional yang bertujuan meningkatkan adopsi mobile internet di Indonesia. Selain itu juga, diharapkan bisa membantu pengguna internet pemula di Indonesia untuk mendapatkan pengalaman optimal melalui berbagai macam pelatihan. 


Pelatihan ini lebih ditujukan kepada masyarakat di daerah pedesaan. Pelatihannya bisa dilakukan di cabang ritel Indodat Ooredoo dan juga toko-toko eksklusif. Kampanye yang dilakukan ini merupakan bagian dari program CSR Indosat Ooredoo pilar edukasi yang memiliki misi untuk mendukung pendidikan di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi digital. 

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa diera yang semakin modern ini, teknologi digital tidak lepas dari kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu masyarakat juga harus terus bisa memanfaatkan teknologi digital dengan baik agar tidak kalah dengan yang lain dan mampu bersaing tentunya.

Saya pribadi kalau tidak ada koneksi internet beberapa jam/menit sudah kelabakan gak bisa ngapa-ngapain. Ya begitulah, karena memang semua pekerjaan yang dilakukan tertumpu pada koneksi internet. Jadi menggunakan internet bukan hanya buat hubungi pacar ya, tetapi bisa dimanfaatkan untuk berkarya dan bekerja hehe.

Tentunya sudah banyak juga yang merasakan dengan adanya internet, maka semua jadi mudah. Bisa mengembangkan bisnis dengan mudah, bisa mengembangkan komunitas dengan mudah, dan lain sebagainya. Intinya kalau teman-teman semua gak memanfaatkan internet dengan baik, ketinggalan zaman deh hehe.


Dalam acara peluncuran Internet 101 kemarin, turut hadir Mr. Ahmad Al Neama selaku President Director & Chief Excecutive Officer Indosat Ooredoo. Dalam sambutannya, beliau berharap kampanye nasional yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo bisa membantu dan memperkuat upaya inklusi digital dan mendorong orang-orang untuk menggunakan internet secara bertanggung jawan dan aman.

Perlu diketahui bersama bahwa, berdasarkan data dari GSMA Mobile Economy Report tahun 2019 menunjukkan, penetrasi mobile internet diprediksi akan tumbuh hingga 69% pada tahun 2025. Dengan demikian, ada 24 juta orang di Indonesia yang akan masuk ke ranah online. Ya, pengguna internet dari tahun ke tahun memang terus mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya penduduk juga.

Sampai saat ini masih terjadi kesenjangan digital antara penduduk yang tinggal di Kota Besar dan penduduk yang tinggal di daerah pedesaan. Ada sekitar 45% masyarakat tinggal di daerah pedesaan. Apalagi Indonesia adalah Negara kepulauan dan sangat luas, hal ini dapat membuat biaya pembangunan infrastruktur menjadi tinggi. Berdasarkan riset GSMA menunjukkan bahwa 97% populasi di Indonesia yang tidak memiliki ponsel tinggal di area pedesaan. 

Dengan kondisi yang demikian, tentu Indosat Ooredoo tetap terus berusaha mengembangkan internet agar bisa dinikmati oleh masyarakat yang tinggal di pedesaan. Nah untuk memeratakan penggunaan internet, Indosat Ooredoo menggandeng Facebook untuk bekerjasama dengan mitra lokal guna mencapai inklusi internet. 

Pihak Facebook pun menyambut baik adanya kerjasama seperti ini. Turut hadir Francisco Varela selaku VP Global Mobile Partnership Facebook dalam acara peluncuran Internet 101. 


Kami senang dapat bekerjasama dengan Indosat dalam kampanye ini untuk memanfaatkan keahlian kami. Sehingga kami dapat membawa lebih banyak masyarakat Indonesia ke ranah online dan juga memberdayakan para masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dengan teknologi digital, jelas Francisco.

Yuk gunakan internet dan kembangkan teknologi digital dengan baik!



 
Copyright © 2013 Bowo Susilo
Design by FBTemplates | BTT