* *
BREAKING

Sunday, 19 May 2019

Saatnya Millenials Jadi Saudagar Muda Bersama BNI



Jiwa wirausaha tentu perlu ditanamkan sejak dini, agar generasi millenials dapat berperan aktif dalam kemajuan bangsa ini. Sudah saatnya yang muda untuk mulai berkarya dan tentunya optimis pasti bisa. BNI yang merupakan BUMN memiliki program yang sangat keren dan tentunya sangat bermanfaat bagi kaum millenials. Apa sih programnya? Jadi saat ini BNI sedang mengadakan program “Aku Saudagar Muda”.

Selasa, 14 Mei 2019 saya berkesempatan untuk menghadiri undangan dari salah satu Badan Usaha Milik Negara yaitu BNI. Dalam acara ini, saya banyak belajar soal wirausaha. Acaranya membahas soal “Berbisnis out of the box”. Banyak yang antusias untuk mengikuti acara ini, salah satunya adalah para kaum millenials dan juga para blogger. Termasuk saya pribadi yang antusias banget untuk datang ke acara ini. 

Saat saya kuliah, memang ada mata kuliahnya soal kewirausahaan. Menjadi pebisnis adalah keinginan saya, sampai sekarang masih terus mempersiapkannya hehe. Memang sih, untuk memulai suatu usaha tentu tidaklah mudah, harus ada niat dan tekad yang bulat agar bisnis yang didirikan bisa berhasil. Berbisnis juga harus tahan banting, jangan takut gagal dan harus mencoba terus sampai sukses. Maka dari itu, jiwa bisnis atau wirausaha harus segera ditanamkan sejak dini.

Dalam acara ini, hadir para anak-anak SMK Bistek Bekasi yang sangat luar biasa. Mengapa saya bilang luar biasa? Para anak-anak SMK ini ternyata sudah pada memiliki jiwa berwirausaha lho. Mereka sudah mulai menjalankan usaha sesuai dengan minat dan keahlian masing-masing. Ada salah satu anak SMK Bistek Bekasi yang mendapatkan juara dalam hal wirausaha. Apresiasi pun diberikan oleh BNI terhadap anak terebut untuk terus mengembangkan usahanya. 
 

Acara ini menghadirkan 3 pembicara dari Aku Saudagar Muda, diantaranya Akbar Al Kautsar (Pemilik Moo Nyusu), Selly Hadiyati (Pemilik Santana Konveksi dan Model Endorse), dan Adi Hardiana (Direktur Business Development Video Youappi Apps). Ketiga pembicara ini tentu sudah menjalankan bisnisnya sesuai dengan minat dan keahliannya masing-masing. Ketiga pembicara ini memulai bisnisnya mulai dari nol dan bisa sukses sampai dengan sekarang. 

Seperti yang disampaikan oleh Akbar pemilik Moo Nyusu, menjadi wirausaha itu akan sukses jika dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan pantang menyerah. Saat saya mendirikan usaha Moo Nyusu ini, banyak rintangan dan juga tantangan yang membuat saya harus terus semangat dan mencoba sampai bisa. Saat kita yakin menjalankan usaha ini, maka saya akan sukses. Habiskanlah kegagalanmu dan raihlah kesuksesanmu, Tambah Akbar.

Saat ini, bisnis Moo Nyusu sudah memiliki sekitar 185 booth penjualan yang tersebar diberbagai kota di Indonesia. Beliau terus berusaha meningkatkan usahanya ini agar bisa meluas dan merata di seluruh kota di Indonesia. Produk Moo Nyusu ini menggunakan susu perah asli Indonesia. Jadi memang harus ada dukungan juga dari pata peternak di Indonesia. Bisnis ini bisa meluas di berbagai kota di Indonesia, kalau bahan baku mudah didapatkan. Sayangnya jika akan membuka diberbagai daerah di luar jawa, agak susah untuk mendapatkan susu dari para peternak langsung. Makanya Moo Nyusu belum bisa menjangkau disemua kota di Indonesia. 
 

Oiya, Akbar juga memberikan berbagai tips untuk menjadi pengusaha yang sukses. Beberapa tips tersebut adalah Spesifik, Measurable, Achievable, Realistic, dan Time Bone. Agar lebih mudah diingat, disingkatlah menjadi SMART. Tips ini tentu sangat perlu dilakukan dalam sebuah bisnis ya, agar bisnisnya bisa sukses, Tambah Akbar.

Selly Hadiyati juga berbagi pengalaman bisnisnya soal endorsement. Diera digital saat ini, sudah sangat gampang untuk memasarkan atau mengiklankan suatu produk, salah satunya adalah dengan melakukan endorsement. Kalau kita punya produk, tinggal cari orang yang bisa mengiklankan di media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter. Gak harus bayar mahal seperti ilan di TV, Media cetak, dan lainnya. 


Halal Lifestyle District, Senayan

Perlukah Indonesia menyediakan halal lifestyle district? Tentunya sangat perlu. Mengapa? Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar dunia. Saat ini Indonesia belum memiliki halal liestyle district seperti negara-negara lain yang sedang kembangkan. Maka dari itu, tahun ini mulailah dikembangkan Halal Park yang ada di senayan. 

Tujuannya untuk apa sih diadakan Halal Park di senayan ini? Tentunya untuk meningkatkan industri halal, khususnya di sektor pariwisata yang ada di Indonesia. Halal lifestyle district ini bisa menjadi wadah berbagai aktivitas berbasis konsep halal melalui adaptasi nilai-nilai keislaman yang digabungkan budaya lokal dikawasan nusantara. 

Yang sedang berlangsung saat ini di Senayan adalah Halal Park. Saat saya kesana kemarin, konsepnya sudah lumayan bagus. Jadi ada banyak kuliner, baju-baju, oleh-oleh makanan ringan, hiburan dan masih banyak lagi. Dengan adanya Halal Park ini, tentu akan memudahkan penduduk muslim khususnya, untuk bisa mendapatkan makanan, pakaian, yang halal dan nyaman.

Coba deh main-main ke Senayan sekalian ngabuburit gitu.. pasti asik hehe..

Oke selamat menjalankan ibadah puasa, semangat :) 








About ""

Halo semua, Selamat datang di www.bowosusilo.com. Saya lahir di Lampung, dari 2 bersaudara. Selain kuliah, saya juga aktif di dunia blogger. Melalui blog ini saya juga menerima penawaran kerjasama dalam bentuk penulisan artikel sponsor, job review, dan sebagainya. Nah untuk penawaran kerjasama bisa langsung menghubungi saya di bowosusilo68@gmail.com.

Post a Comment

 
Copyright © 2013 Bowo Susilo
Design by FBTemplates | BTT