Banyak Kisah Inspiratif Dibalik Buku Bahagia Bersama Karya Kang Maman

By Bowo Susilo - 05:04

Bahagia bersama tentunya menjadi dambaan kita semua. Bahagia tuh bisa dirasakan ketika bisa berbagi, memberi, menyantuni. Tiga poin penting ini yang ditonjolkan dalam buku yang berjudul Bahagia Bersama karya Kang Maman. Saat pertama kali buku ini sampai kerumah, aku langsung penasaran untuk membacanya.

Baru juga membaca sinopsis dari buku ini, jujur aku langsung tertarik dan tersentuh. Karena bahasan di buku ini ialah soal berbagi kepada orang yang membutuhkan. Gimana ceritanya berbagi itu tidak mengurangi? Tapi dengan berbagi malah menjadi makin banyak dan berkah.

“Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’:39)

Dengan berbagi kita akan merasakan kepuasan batin tersendiri. Jika masih belum yakin nih kalau berbagi itu bisa memberikan kepuasan batin, coba deh bayangkan ketika dengan ikhlas memberi sesuatu kepada pemulung cilik yang kebetulan melintas di tepi jalan dan berpapasan dengan kita. Otomastis, sensasi perasaan positif itu seperti mengalir deras dari tangan kita yang memberi, ke seluruh organ tubuh. Begitulah sedikit penjabaran dari berbagi itu tidak akan mengurangi dari buku Bahagia Bersama.

Dermawan Cilik, Si Penjual Gorengan

Berbagi bisa dimulai dari hal-hal kecil kok, jadi nggak harus nunggu kaya baru berbagi ya teman-teman. Jujur setelah membaca cerita Dermawan Cilik, Si Penjual Gorengan hati ini rasanya langsung tersentuh. Bagaimana tidak, anak yang berusia 7 tahunan bernama Fahri bersama adiknya yang berusia sekitar 5 tahun penjual gorengan memiliki jiwa berbagi yang sangat luar biasa.

Fahri dan adiknya ketika sedang berjualan, kala itu melihat seorang lelaki tua duduk diemperen pasar, lalu seketika berhenti. Apa yang dilakukan kedua anak ini? Mereka tergerak hatinya untuk memberikan sebagian gorengannya yang ia jual kepada lelaki tua tersebut.

Tentu kedua anak tersebut memberikan gorengannya dengan penuh ikhlas ya. Padahal kala itu bapak-bapak yang diberi gorengan tersebut hendak membayarnya, tapi Fahri dan adiknya menolaknya dan bergegas melanjutkan berjualan.

Dan tanpa disangka-sangka dong, kebaikan berlipat-lipat pun datang ke Fahri dan adiknya. Kala itu banyak yang membagikan video Fahri dan adiknya, alhasil banyak netizen yang tergerak hatinya untuk berdonasi. Bayangkan selama enam hari saja sudah terkumpul lebih dari 60 juta!

Benar-benar nggak disangka-sangka bukan. Kebaikan yang tulus dari seorang anak kecil langsung dibalas oleh Allah melalui orang-orang baik yang memberikan donasinya. Jujur dari sini aku banyak belajar dari kedua anak ini. Berbagi itu memang nggak harus nunggu kaya. Berbagi bisa dimulai sejak dini dan semampu kita.

Bahagia Lihat Orang Bahagia

Kunci bahagia bersama adalah jangan saling iri satu sama lainnya. Melihat orang bahagia ya kita turut bahagia. Hal ini yang harus ditanamkan sejak dini, apalagi dalam kehidupan sehari-hari. Bersyukur atas semua nikmat yang telah diberikan kepada kita. Terus berfikir positif tentang orang lain adalah salah satu kunci hidup bahagia.

Rezeki itu sudah diatur sama yang diatas kok, jadi nggak mungkin tertukar ya. Nikmat itu bisa dirasakan bagi setiap orang, baik kalangan bawah atau atas, pejabat atau rakyat biasa. Jadi mari saling bahagia bersama dengan semua nikmat yang sudah dimiliki masing-masing.

Oiya buku ini ditulis langsung dari kisah nyata ya teman-teman. Dalam buku ini tak hanya bercerita soal kisah pribadi ya, tetapi juga soal JNE yang merupakan perusahaan penyedia jasa pengiriman barang terbesar dengan jaringan terluas di Indonesia. Disinilah JNE berperan sebagai Connecting Happiness yaitu mengantarkan kebahagiaan.

Tentunya JNE bukan hanya soal pengiriman paket ya, tetapi juga selalu berbagi kebahagiaan kepada orang-orang yang membutuhkan. Connecting Happiness memang layak disematkan pada JNE. Sebagai perusahaan besar, tidak pernah lupa untuk mempertahankan nilai-nilai berbagi, memberi, dan menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa.

JNE sebentar lagi akan memasuki usia 30 tahun, tepatnya nanti pada tanggal 26 November 2021. JNE terus bertekad untuk terus memberikan layanan terbaiknya dan menjunjung tinggi nilai berbagi, tanggung jawab sosial perusahaan melalui kegiatan-kegiatan CSR (corporate social responsibility).

Mohamad Feriadi selaku Direktur Utama JNE, akan terus mewujudkan mimpi JNE yakni tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri. “Merangkul semua stakeholder dengan baik. Merangkul dan membantu pemerintah dan juga UMKM, tentu bukan hanya soal pengiriman paket saja ya, melainkan terus memberi, berbagi, menyantuni. Kehadiran JNE harus semakin dirasakan di masuarakat luas.

“Karyawan bukan bekerja untuk saya, tetapi bekerja bersama saya untuk mewujudkan mimpi bersama.” – Mohamad Feriadi

Jujur setelah membaca buku ini aku jadi semakin tergerak untuk terus berbagi. Buku karya Kang Maman yang di kartunis oleh Mice Cartoon bener-bener layak banget untuk dibaca. Banyak banget nilai-nilai yang terkandung dalam buku ini. Mulai dari cerita pribadi sampai perusahaan JNE yang terus menanamkan berbagi, memberi, menyantuni.

Terimakasih JNE, Kang Maman, Mice Cartoon dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembuatan buku ini. Beruntung banget bisa membaca buku ini sehingga jadi terbuka lebar nih soal makna berbagi dan menciptakan bahagia bersama.

Salam bahagia bersama 😊



  • Share:

You Might Also Like

0 komentar