Peduli Ditengah Pandemi Melalui Program #RantangHatiJNE

By Bowo Susilo - 18:54


dok : www.bowosusilo.com
Halo teman-teman semua.. Apa kabar? Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan ya, Aamiin.. Pemberlakukan masa transisi PSBB membuat banyak masyarakat yang sudah mulai beraktivitas diluar rumah. Bagaimana dengan teman-teman semua, apakah sudah terbiasa dan sudah berani beraktivitas diluar secara bebas? 

Jujur saya pribadi masih was-was jika banyak beraktivitas diluar rumah. Ya, bukan berarti saya takut ya. Tetapi jika keluar dari rumah, tentunya selalu patuhi protokol kesehatan dengan baik. Sampai saat ini, kasus penularan covid-19 terus bertambah di Indonesia. Ini artinya, istilah New Normal bukan berarti sudah bebas dari pandemi ini loh ya. Jangan sampai kita semua lengah dan mengabaikan pandemi ini setelah diberlakukannya New Normal.

Memang benar, pemerintah tidak bisa terus menerus memberlakukan PSBB atau bahkan melockdown. Kita tahu bahwa, pandemi di tanah air sudah terjadi hampir lima bulanan. Tentunya ini memiliki dampak yang sangat besar bagi perekonomian masyarakat Indonesia. Pemerintah juga harus memikirkan bagaimana bisa memulihkan perputaran ekonomi, agar dampak dari pandemi ini tidak semakin meluas.

Tentunya ini semua bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dalam memerangi covid-19. Seluruh masyarakat harus turut berpartisipasi aktif dalam memutus penyebaran covid-19 dengan cara selalu mematuhi protokol kesehatan dengan sebaik mungkin. Ketika diberlakukan masa transisi PSBB, bukan berarti sudah bebas dari covid-19.

Masa transisi PSBB ini, bertujuan untuk mulai menggerakkan kembali perekonomian masyarakat. Memang sebagian masyarakat banyak yang masih bisa bekerja dirumah, tetapi banyak juga yang tidak bisa bekerja dirumah melainkan harus keluar rumah. Para pedagang, buruh, dan lain sebagainya. Tentunya dengan catatan, selalu menerapkan protokol kesehatan.

Sedih juga setiap hari menyaksikan berita bahwa kasus covid-19 terus bertambah dinegeri ini. Sangat disayangkan jika masyarakat yang keluar rumah tetapi tidak menerapkan protokol kesehatan. Saya sering menjumpai masyarakat yang cuek tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak, dan lain sebagainya. Padahal ini berbahaya, karena berpotensi menyebabkan penularan covid-19.

Saya pribadi jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak seperti pekerjaan dan juga membeli bahan-bahan makanan tentunya lebih baik untuk dirumah aja. Ya, jika sesekali keluar pastinya harus patuhi protokol kesehatan. Kita semua harus peka dengan kondisi ditengah pandemi ini, jangan menyepelekan. Jika pandemi ini terus menyerang negeri ini, tentunya akan semakin terpuruk perekonomiannya. Sudah banyak para karyawan yang terkena PHK, pedangang-pedagang sepi penjualannya, pengangguran meningkat, dan lain sebagainya.

Dok : JNE & Wahyoo
Nah ditengah pandemi ini, tentunya semua pihak harus bisa untuk saling bergotong royong dan saling peduli. Seperti yang dilakukan oleh JNE dan Wahyoo yang mengadakan program #RantangHatiJNE. Wahyoo merupakan startup yang melakukan optimalisasi warung makan dan telah beroperasi di Jakarta, Depok, Bekasi, dan Tangerang. 

Dalam rangka HUT DKI Jakarta Ke-493, JNE dan Wahyoo berkolaborasi dalam program #RantangHatiJNE : makan gratis untuk semua. JNE dan Wahyoo membagikan 25.400 nasi bungkus kepada masyarakat DKI Jakarta dan tentunya dengan memberdayakan 100 mitra Wahyoo. Pendistribusian nasi bungkus ini dilakukan sejak tanggal 1 Juli hingga 10 Juli 2020.

dok : JNE & Wahyoo
Gotong royong seperti memang yang seharusnya dilakukan ditengah pandemi sekarang ini. Tentunya dengan adanya program ini, sebanyak 100 warung makan yang tersebar di DKI Jakarta turut terbantu. Semoga makin banyak yang tergerak untuk saling bergotong royong dan peduli terhadap sesama. Bergerak bersama dalam menumbuhkan perputaran ekonomi di masyarakat.
  
Yuk sama-sama memutus penularan covid-19, agar pandemi ini bisa segera berakhir. Jangan lupa untuk selalu patuhi protokol kesehatan, jangan menyepelekan.  

Stay Healthy and Stay Positive!




  • Share:

You Might Also Like

0 komentar